Balai Pemuda merupakan bagunan bersejarah yang sudah lama berada di kota Surabaya. Ketika sedang meliput berita berada disekitar gedung Balai Pemuda tersebut, diadakan sebuah pameran. Salah satunya adalah pameran baju lebaran. Ketika sedang meliput berita, ada seorang Ibu asal bekasi yang baru 7 bulan berada dikota Surabaya sedang menjaga dagangan bajunya di pameran. Ibu tersebut baru mengikuti pameran beberapa hari. Pakaian yang dijual ibu tersebut lumayan untung, kira-kira hampir 40 persen. bahan yang di gunakan dalam baju-baju lebaran tersebut adalah dari katun dan spandex. Baju kaos yang dipamerkan berasal dari Jakarta, sedangkan batiknya berasal dari pekalongan. Ibu tersebut harus menetap dikota Surabaya, karena suaminya orang Surabaya dan pekerjaan suaminya adalah desain interior. Barang dagangannya bukan hanya dijual saat pameran saja, tapi ibu tersebut mempunyai toko baju di jalan menur kota Surabaya dan di kota bekasi. Bahkan pakaian yang dijual ibu tersebut pernah masuk di majalah Nova. Dalam menjual baju ini, ibu tersebut tidak mengejar target harus menjual berapa baju dalam sehari. Kadang ibu ini sempat berpikir bahwa lebih enak berjualan di kota Bekasi ketimbang kota Surabaya, karena pembeli yang berada dikota bekasi lebih enak di ajak bicara ketimbang pembeli yang berada dikota Surabaya. Pembeli yang membeli pakaian tersebut rata-rata adalah teman dari ibu tersebut, sehingga barang yang di pamerkan hanya sedikit dan kalo pembeli ingin membeli banyak ibu tersebut harus memesannya terlebih dahulu.
Eddy Susanto

Tidak ada komentar:
Posting Komentar