Oktav memakai salah satu tas yang dijual.
Usia Muda Tidak menjadi Penghalang untuk Meraih Kesuksesan
Surabaya-Kemeriahan bulan Ramadhan juga dapat dirasakan di Balai Pemuda dalam acara Ramadhan Fair, Rabu (9/9). Acara ini diadakan oleh pihak Balai Pemuda dengan mengangkat konsep bazaar. Berbagai macam barang dijual pada acara bazaar ini, seperti buku, baju, dan aksesoris. Barang-barang tersebut dijual dengan harga cukup terjangkau. Meja dan kursi pun telah disediakan untuk para pedagang yang ikut ambil bagian dalam acara Ramadhan Fair telah tertata rapi di setiap sudut Balai Pemuda.
Di salah satu ruang yang agak gelap dan cukup lebar tampak seorang pemuda sedang sibuk seorang diri mengeluarkan barang dagangannya dari kardus-kardus yang berjajar di sekelilingnya. Setiap kardus berisi bermacam-macam barang dagangan. Salah satu kardus yang terbuka di sebelah pemuda tersebut berisi banyak tas dengan berbagai macam bentuk dan warna. Pemuda tersebut dengan teliti dan cekatan mengeluarkan satu persatu barang dagangannya sambil sesekali mengusap keringat yang menetes dari dahinya. Setelah selesai mengeluarkan semua barang dagangannya, ia mulai menata barang tersebut untuk dipajang agar pembeli tertarik untuk melihat dan membeli barang dagangannya.
Pemuda tersebut bernama Oktav, 21 tahun, bungsu dari 4 bersaudara. Di usianya yang tergolong masih muda Oktav sudah berkecimpung dalam usaha aksesoris ini selama 3 tahun. Usaha aksesoris ini dimulai pada saat Oktav mempunyai ide untuk membuat kalung atau gelang dari bahan kayu dan seutas tali berwarna hitam yang biasa digunakan untuk membuat kalung atau gelang dan dirangkai sendiri kemudian dijual dengan harga sekitar Rp 5000,00-Rp 20.000,00.
Sedikit demi sedikit akhirnya Oktav berhasil mengumpulkan uang untuk modal membuka toko. Dengan berbekal uang hasil berjualan, Oktav sekarang telah mempunyai toko di Royal Plasa dan City of
Barang dari toko orang lain seperti tas rajutan, tas dari bahan kain, kalung dan cincin monel dijual dengan harga sekitar Rp 25.000,00-Rp40.000,00. Cincin monel banyak terjual karena cincin tersebut dibuat satu pasang. Banyak pasangan muda yang sedang jatuh cinta tertarik untuk membeli cincin tesebut. Selain itu banyak juga pemuda berebut untuk membeli tas, dari tas berukuran besar sampai tas berukuran kecil.
Penghasilan Oktav semakin meningkat apalagi selama bulan Ramadhan sehingga ia menyetujui undangan dari pihak Balai Pemuda untuk ikut ambil bagian dalam acara Ramadhan Fair ini. Oktav merasa bangga dan senang dapat mengikuti acara ini sehingga ia dapat berbagi dengan orang lain dari hasil penjualan yang diperoleh.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar